Pedoman Penempatan Utilitas Pada Daerah Milik Jalan-Books Download

Pedoman penempatan utilitas pada daerah milik jalan

2020 | 7 views | 21 Pages | 1.07 MB

Pedoman penempatan utilitas pada daerah milik jalan 1 Ruang lingkup Pedoman ini mengatur tata cara penempatan utilitas pada daerah milik jalan (DAMIJA) dan jembatan untuk utilitas yang sejajar dan melintang jalan. Pedoman ini meliputi kaidah-kaidah penggalian, penempatan, dan penimbunan kembali utilitas pada ruas jalan baik di atas



Pd T 13 2004 B
Daerah Pengawasan Jalan DAWASJA
merupakan ruang sepanjang jalan di luar daerah milik jalan yang dibatasi oleh lebar dan
tinggi tertentu yang ditetapkan oleh pembina jalan dan diperuntukkan bagi pandangan
bebas pengemudi dan pengamanan konstruksi jalan
pembinaan jalan
kegiatan penanganan jaringan jalan yang meliputi penentuan sasaran dan perwujudan
pembina jalan
instansi atau pejabat atau badan hukum atau perorangan yang ditunjuk untuk melaksanakan
sebagian atau seluruh wewenang pembinaan jalan
bangunan pelengkap jalan
bangunan pelengkap antara lain jembatan ponton lintas atas lintas bawah tempat parkir
gorong gorong tembok penahan dan saluran tepi yang dibangun sesuai dengan persyaratan
perlengkapan jalan
sarana untuk mengatur kelancaran keamanan dan ketertiban lalu lintas seperti rambu
rambu lalu lintas alat pemberi isyarat lalu lintas alat pengendali dan pengaman pemakai
jalan marka jalan sesuai yang dimaksud PP No 43 tahun 1993 pasal 17 s d 38 atau sarana
untuk keperluan pendukung kelancaran keamanan dan ketertiban lalu lintas seperti
fasilitas pejalan kaki parkir pada badan jalan halte tempt istirahat dan penerangan jalan
sesuai yang dimaksud PP No 43 tahun 1993 pasal 39
perambuan sementara
penempatan rambu rambu yang sifatnya sementara bisa dipindah pindah sesuai dengan
pengalihan arus lalu lintas
pengalihan arus lalu lintas ke jalan alternatif yang sekurang kurangnya sama dengan kelas
jalan yang sedang ditutup sementara sesuai yang dimaksud dalam pasal 88 sampai dengan
90 PP No 43 tahun 1993
Pd T 13 2004 B
4 Ketentuan
4 1 Ketentuan umum
4 1 1 Lingkungan
1 Pekerjaan penempatan utilitas harus memperhatikan dan mengindahkan kemungkinan
terjadinya masalah lingkungan sesuai dengan ketentuan yang berlaku
2 Penggalian penimbunan pembongkaran bangunan dan penempatan bangunan utilitas
serta peralatan yang digunakan harus memperhatikan kepentingan lalu lintas termasuk
pejalan kaki dan penghuni rumah bangunan disekitarnya
3 Perbaikan kembali bangunan halaman atau pagar menjadi tanggung jawab pemilik
4 Penempatan utilitas tidak boleh mengganggu bangunan utilitas lain
5 Kerusakan yang timbul akibat butir 2 3 dan 4 menjadi tanggung jawab pemilik utilitas
4 1 2 Perencanaan
1 Rencana penempatan utilitas yang dapat disetujui atau diberi izin oleh pembina jalan
adalah rencana yang telah memenuhi persyaratan teknis sesuai dengan pedoman ini
2 Rencana penempatan utilitas yang dimaksud dalam butir 1 di atas terdiri dari
d posisi letak dalam Damija Damaja
e kedalaman
f hal hal lain yang perlu diinformasikan sesuai kepentingan utilitas tersebut
3 Rencana pelaksanaan pekerjaan penempatan utilitas terdiri dari
a rencana galian
b rencana penyimpanan bahan galian
c rencana penempatan utilitas
d rencana penimbunan penutupan
e rencana finishing
f jadwal kerja
g rencana pengaturan lalu lintas
4 Rencana ini harus dikoordinasikan oleh pemilik utilitas kepada pembina jalan dan
instansi terkait lainnya seperti perhubungan dan Polri Desain rencana pelaksanaan
pekerjaan harus sesuai dengan standar pedoman yang berlaku dan harus
dikoordinasikan dengan Pembina Jalan
5 Bangunan utilitas dapat dipasang menggantung menempel sebagian atau seluruhnya
pada bangunan jembatan dengan tidak mengganggu keamanan konstruksi jembatan
serta kelancaran arus lalu lintas sesuai dengan ketentuan yang berlaku
6 Untuk keselamatan pengguna jalan tidak diperbolehkan memasang kabel kabel listrik
tegangan tinggi
7 Bangunan utilitas yang dipasang pada jembatan yang dibuat dari bahan baja atau besi
harus dilindungi terhadap pengaruh karat getaran akibat jembatan itu sendiri arus lalu
lintas kebocoran serta kerusakan kerusakan utilitas akibat gaya sentakan atau gaya
lain yang di luar perhitungan
8 Untuk utilitas yang akan dipasang pada jembatan yang akan dibangun baru
penempatannya harus sesuai dengan saran perencana jembatan dan pembina jalan
Pd T 13 2004 B
9 Pembina jalan diharapkan dapat memberikan informasi kepada pemilik utilitas tentang
a jenis letak atau elevasi dari utilitas yang ada disuatu ruas jalan Hal ini penting
terutama untuk perencanaan dan menghindarkan terjadinya kerusakan utilitas lain
pada saat dilakukan penggalian penimbunan
b struktur DAMAJA badan jalan bahu jalan median trotoar saluran tepi saluran
melintang gorong gorong Hal ini untuk mendapatkan kualitas timbunan atau
penutupan galian yang minimal sama dengan kondisi semula
4 1 3 Pelaksanaan
1 Pemilik utilitas bertanggung jawab atas pelaksanaan pekerjaan penempatan utilitas
pada Damija Damaja dengan berkoordinasi kepada pembina jalan
2 Pelaksanaan pekerjaan penempatan utilitas tidak diperbolehkan mengganggu lalu lintas
dan kelancaran drainase serta tidak mengotori permukaan jalan Pelaksanaan kegiatan
penggalian penempatan bahan galian dan bahan material dan penimbunan kembali
harus memenuhi ketentuan umum dan ketentuan teknis pedoman ini maupun standar
dan pedoman lainnya yang terkait
3 Setiap kerusakan pada bangunan lain yang diakibatkan oleh pelaksanaan pekerjaan
penempatan utilitas menjadi tanggung jawab pemilik utilitas
4 2 Ketentuan teknis
4 2 1 Penempatan utilitas di luar kawasan perkotaan
1 Penempatan arah memanjang
a bangunan utilitas yang mempunyai sifat Pelayanan wilayah pada sistem jaringan
primer jalan di luar kota harus ditempatkan di Iuar DAMIJA
b bangunan utilitas yang mempunyai sifat pelayanan lokal pada sistem jaringan jalan
primer di luar kota dapat ditempatkan di luar DAMAJA sejauh mungkin mendekati
ke batas luar DAMIJA lihat gambar 1
2 Penempatan arah melintang
Penempatan arah melintang utilitas harus memenuhi syarat ruang bebas DAMAJA yaitu
paling rendah 5 00 lima meter di atas permukaan perkerasan jalan atau dikedalaman
minimal 1 5 meter dari permukaan perkerasan jalan Untuk fasilitas utilitas yang
melintang di bawah jalan seperti gorong gorong ataupun pipa penempatannya dapat
pada kedalaman kurang dari 1 5 meter tetapi fasilitas utilitas tersebut harus mampu
memikul beban struktur perkerasan dan lalu lintas di atasnya
4 2 2 Penempatan utilitas di kawasan perkotaan
Bangunan Utilitas di daerah perkotaan pada sistem jaringan jalan primer dan sistem jaringan
jalan sekunder ditempatkan dengan ketentuan sebagai berikut
1 penempatan bangunan utilitas di atas tanah
Penempatan memanjang maupun melintang harus ditempatkan minimal 5 00 meter di
atas permukaan perkerasan jalan dan 0 5 m dari tepi perkerasan lihat gambar A 3
dan A 4 Lampiran A
2 penempatan utilitas di bawah tanah
a bila utilitas ditempatkan memanjang jalan penempatannya adalah di luar badan
jalan Bila lahan tak tersedia maka utilitas ditempatkan di bawah perkerasan jalan
dengan kedalaman minimal 1 50 meter
Pd T 13 2004 B
b bila utilitas ditempatkan melintang jalan utilitas harus ditempatkan dengan
kedalaman minimal 1 50 meter dari permukaan perkerasan jalan terutama bila
utilitas tersebut tidak menggunakan perlindungan terhadap beban lalu lintas
c bila utilitas ditempatkan pada kedalaman kurang dari yang disyaratkan pada item
a dan b di atas maka konstruksinya harus mampu memikul beban struktur jalan
dan lalu lintas di atasnya lihat gambar A 3 dan A 4 Lampiran A
d penempatan beberapa macam utilitas tidak boleh pada satu bidang vertikal
e jarak horisontal vertikal antara utilitas satu dengan utilitas lainnya harus
memperhatikan dampak negatif dari utilitas satu terhadap utilitas lainnya
Daerah Daerah 1 Daerah 2 Daerah 3 Daerah 4 Di atas perkerasan
Pelayanan Dilarang Dilarang Jalan Primer Jalan Primer Min 5 m dari permukaan
Lokal dengan syarat dengan syarat dan perkerasan pada
Daerah izin ps 21 2 izin ps 21 2 Damaja
perkotaan Pelayanan Dilarang Dilarang Jalan Primer Jalan Primer Min 5 m dari permukaan
Wilayah dilarang dengan syarat dan perkerasan pada
izin ps 21 2 Damaja
Dilarang Kecuali dengan Diperbolehkan Diperbolehkan dan Min 5 m dari permukaan
Daerah Perkotaan izin pembina dengan izin dan diijinkan dengan perkerasan pada
jalan syarat Syarat Damaja
Gambar 1 Penempatan bangunan utilitas di sepanjang jalan
4 2 3 Utilitas pada jembatan
1 Utilitas atau struktur pendukungnya yang diletakkan pada jembatan baja tidak boleh
dilakukan dengan mengelas pada struktur jembatan penempatan klem klem pengikat
atau penggantung dapat dilakukan dengan melubangi hanya pada bagian sekunder
membuat lubang hanya dibolehkan dengan alat bor
2 Utilitas pada jembatan beton hanya penempatan klem klem pengikat atau penggantung
dapat dilakukan dengan melubangi bor bila lubang lubang bor pada beton jambatan
dibuat maka lubang lubang tersebut harus ditutup kembali dengan bahan sekurang
kurangnya sesuai dengan kualitas bahan semula Pembobokan terhadap jembatan baik
pada gelagar maupun bangunan bawah harus dihindarkan
3 Penempatan utilitas pada jembatan kayu harus menggunakan klem klem penjepit tidak
dibolehkan melakukan pekerjaan las atau melubangi bagian jembatan
Butir 1 2 3 point 4 2 3 lihat gambar A 6 sampai dengan A 11 Lampiran A
Pd T 13 2004 B
4 Agar tidak terjadi pembebanan secara berlebihan terhadap jembatan pembina jalan
dapat mengijinkan penempatan pipa dengan diameter maksimal 150 mm untuk pipa air
bersih ataupun gas dengan menggantung atau menggandeng pada struktur jembatan
Jembatan khusus harus dipasang untuk menopang utilitas apabila dimater pipa melebihi
150 mm atau beban yang ditimbulkan oleh utilitas terhadap jembatan dianggap
memberikan beban lebih sehingga struktur jembatan tidak mampu untuk menopang
utilitas tersebut lihat gambar A 5 Lampiran A
4 2 4 Di daerah persimpangan jalan
Penempatan utilitas di daerah persimpangan jalan harus memanfaatkan fasilitas utilitas yang
telah disediakan Penempatan utilitas di persimpangan jalan juga mengacu dan
memperhatikan sub bab 4 2 1 4 2 2 dan berkonsultasi dengan Pembina Jalan
4 2 5 Material galian
Material galian tidak dibenarkan ditumpuk di pinggir jalan di atas perkerasan atau di daerah
manfaat jalan Damaja Bekas timbunan material galian yang telah diangkut ke tempat
penimbunan sementara harus bersih kembali dan tidak mengganggu keamanan dan
lingkungan setempat Perhatikan persyaratan lingkungan sub bab 4 1 1
4 2 6 Bahan timbunan
4 2 6 1 Bahan timbunan tanah
Bahan timbunan tanah harus menggunakan bahan dengan jenis dan mutu yang setelah
dipadatkan sekurang kurangnya mempunyai daya dukung sama dengan daya dukung tanah
disekitarnya
4 2 6 2 Bahan timbunan lapis perkerasan
Bahan timbunan lapis perkerasan harus menggunakan bahan baru untuk pondasi atas
base pondasi bawah sub base dan lapis permukaan surface yang mutunya serta daya
dukung setelah dipadatkan minimal sama dengan lapis perkerasan sekitarnya
4 2 7 Bahan prasarana utilitas
4 2 7 1 Penyimpanan bahan
1 Penyimpanan atau penimbunan bahan utilitas seperti pipa baja pipa beton gulungan
kabel bahan bangunan pasir bata batu paving block dan lain lain tidak dibenarkan
diletakkan di daerah Manfaat Jalan Damaja di atas perkerasan jalan di atas trotoir
atau di bahu jalan untuk pejalan kaki
2 Penyimpanan bahan bahan atau penimbunan bahan utilitas harus memperhatikan
persyaratan seperti diuraikan pada sub bab 4 1
4 2 7 2 Bahan beton
Bila digunakan beton bertulang mutu beton minimal harus seuai dengan SNI 03 2914 1992
Spesifikasi Beton Bertulang Kedap Air
4 2 7 3 Bahan baja
Bila digunakan baja besi harus mutu baja minimal sesuai dengan SNI 07 3014 1992
Pd T 13 2004 B
4 2 7 4 Bahan pelapisan cat
Guna melindungai pengaruh cuaca udara lembab air hujan maka digunakan pengecatan
anti karat pada komponen komponen banguan utilitas sebelum dicat perlu dilakukan
pengecatan dasar cat meni
4 2 8 Peralatan yang digunakan
Peralatan ditentukan sebagai berikut
1 untuk penggalian permukaan jalan Perkerasan Jalan digunakan alat penggali
pemotong sedemikian rupa sehingga kerusakan permukaan dibatasi seminimal
mungkin alat tersebut dapat berupa linggis getar belincong sekop dan peralatan bantu
lainnya kereta dorong
2 untuk menggali tanah dasar dapat digunakan cangkul linggis belincong dan peralatan
bantu lainnya keranjang angkut
3 untuk memadatkan kembali dapat digunakan alat pemadat yang disesuaikan dengan
lubang antara lain dapat berupa timbris alat pemadat getar dan jenis pemadat lainnya
Pd T 13 2004 B
5 Tata cara pengerjaan
5 1 Perencanaan
1 Pemilik utilitas harus mengkoordinasikan sejak awal rencana pekerjaan galian
penempatan utilitas dengan Pembina Jalan
2 Sebaliknya pembina jalan juga harus mengkoordinasikan sejak awal rencana pekerjaan
jalan yang ditanganinya dengan pemilik utilitas apabila pekerjaan jalan tersebut
berdampak pada utilitas yang ada
Gambar 2 berikut menjelaskan tahapan perencanaan dan pelaksanaan penempatan utilitas
Desain Rencana
Pekerjaan Utilitas
Pembina jalan
Pedoman Lingkup tugas pembina jalan
Rencana Jadwal Pelaksanaan
Pekerjaan Utilitas
Pelaksanaan Pekerjaan Utilitas
Gambar 2 Prosedur perencanaan pekerjaan utilitas
5 2 Pelaksanaan pekerjaan
Tahapan pengerjaan galian penempatan utilitas adalah sebagai berikut
5 2 1 Pengaturan lalu lintas
1 Sediakan rambu rambu pengarah lalu lintas papan papan peringatan pagar pengaman
dan barikade sesuai ketentuan pedoman perambuan sementara pada pekerjaan jalan
Pd T 12 2003
2 Siapkan petugas pengatur lalu lintas
3 Atur kelancaran lalu lintas sesuai dengan ketentuan yang berlaku
4 Jaga keselamatan pekerja selama pelaksanaan pekerjaan
Pd T 13 2004 B
5 2 2 Penempatan utilitas pada jalan
1 Untuk galian memanjang jalan lakukanlah urutan pekerjaan sebagai berikut
1 gali dan bentuklah penampang galian berupa segi empat dengan lebar minimum
masih memenuhi kebutuhan penempatan utilitas dan atau memenuhi kebutuhan
pemadatan timbunan
2 pasang turap sementara untuk menghindari tanah galian dari bahaya longsor
3 usahakan penggalian tetap kering bila tidak mungkin lakukanlah usaha penurunan
muka air genangan pada lubang galian minimum 60 cm di bawah permukaan tanah
dasar subgrade
4 letakkan dan tumpuklah hasil galian bahan utilitas di luar Daerah Manfaat Jalan
atau menurut Petunjuk Pembina Jalan
5 siapkan alat pengangkut bahan galian untuk memindahkan bahan galian ke tempat
yang tidak mengganggu lalu lintas kendaraan pejalan kaki atau penghuni daerah
2 Urutan galian melintang jalan lakukanlah urutan pekerjaan sebagai berikut
1 gali dan bentuklah penampang galian berupa segi empat dengan lebar minimum
masih memenuhi kebutuhan penempatan utilitas dan atau memenuhi kebutuhan
pemadatan timbunan
2 lakukan penggalian secara bergantian untuk setiap jalur sehingga lalu lintas tetap
lancar selama pekerjaan berlangsung
3 sediakan bahan penutup sementara lubang galian seperti plat baja
4 jangan potong bagian slab utama pada perkerasan kaku rigid pavement gunakan
cara penggalian dengan alat pengeboran atau mesin pemotong dari samping pada
lokasi utilitas
5 siapkan alat pengangkut bahan galian untuk memindahkan bahan galian ke tempat
yang tidak mengganggu lalu lintas kendaraan pejalan kaki atau penghuni daerah
3 Penimbunan kembali
1 penimbunan tidak dilakukan dengan material bekas galian lama
2 usahakan dasar galian tetap dalam keadaan kering
3 padatkan dasar galian dengan alat pemadat mekanis sehingga diperoleh kepadatan
yang disyaratkan
4 hamparkan pasir dan padatkan sehingga diperoleh pasir 10 cm padat
5 letakanlah kedudukan utilitas di atas pasir tersebut kemudian timbunlah dengan
pasir kembali setebal minimum 10 cm di atas bangunan utilitas
6 lakukan penimbunan kembali antara lapisan sesuai butir 3 dan 4 pada lapisan
perkerasan jalan dengan ketentuan sebagai berikut
a gunakan material timbunan dari pasir yang mudah dipadatkan untuk tipe
perkerasan sederhana seperti Lapen Buras Burtu Burda dan Lasbutag
b gunakan adukan beton semen beton aspal untuk perkerasan dengan beban
lalu lintas berat dan tinggi
4 lakukanlah pengujian kepadatan lapangan dengan alat Konus Pasir sesuai dengan
ketentuan SNI M 13 1991 03 sehingga kepadatan mencapai tidak kurang 95
kepadatan maksimum
5 pasanglah lapis perkerasan sehingga kualitas pondasi bawah sub base podasi atas
base dan lapis permukaan minimal sama dengan jenis mutu perkerasan lama
Pd T 13 2004 B
5 2 3 Penempatan utilitas pada bangunan jembatan
Langkah langkah penempatan sebagai berikut
1 Pasanglah kabel telepon maupun listrik di bagian samping sepanjang jembatan seperti
diilustrasikan pada gambar A 6 Lampiran A
2 Jangan meletakkan bangunan utilitas di bagian bawah lantai jembatan agar tidak
mengurangi ruang bebas bawah jembatan terhadap muka air sungai
3 Penempatan klem klem pengikat atau penggantung dapat dilakukan dengan melubangi
hanya pada bagian sekunder membuat lubang hanya dibolehkan dengan alat bor
5 2 4 Penempatan jembatan khusus utilitas pada jalan umum
Langkah langkah penempatan sebagai berikut
1 letakkan pilar pilar penyangga jembatan utilitas di luar Daerah Pengawasan Jalan
2 hindari terjadinya arus turbulensi akibat pilar pilar penyangga jembatan utilitas yang
dapat mengakibatkan terjadinya penggerusan vertikal terhadap pondasi ataupun pilar
3 ikuti ketentuan yang berlaku jika penempatan jembatan khusus utilitas di dalam Daerah
Pengawasan Jalan
10 dari 21
Pd T 13 2004 B
LAMPIRAN A
Informatif
Min 5 00 Min 5 00
Min 5 00 Min 5 00
C D Patok DAMIJA
a1 a2 Pengamanan jalan lereng yang ditetapkan oleh Pembina Jalan
berdasarkan sifat material dan konstruksi jalan setempat
A B Titik awal galian di luar ruang bebas yang aman terhadap jalan
Gambar A 1 Profil daerah manfaat jalan pada jalan arteri dan kolektor
11 dari 21
Pd T 13 2004 B
1m Bahu Perkerasan Bahu 1m
Gambar A 2 Profil daerah manfaat jalan pada daerah superelevasi
min 1 50 m min 0 50
DAMIJA Daerah Milik Jalan
A Batas melintang pemasanan utilitas memanjang
B Batas kedalaman pemasangan utilitas melintang
Daerah terlarang untuk utilitas
Gambar A 3 Penempatan utilitas di daerah perkotaan pada jalan 2 jalur 2 arah
12 dari 21
Pd T 13 2004 B
min 0 50 m min 0 50 m
DAMIJA Daerah Milik Jalan
A Batas melintang pemasangan utilitas memanjang
B Batas kedalaman pemasangan utilitas memanjang
Daerah terlarang untuk utilitas
Gambar A 4 Penempatan utilitas di daerah perkotaan pada jalan 2 jalur 4 lajur atau
4 lajur 2 arah
PL 40 x 10
Baut NP 10
PL 10 500 NP 10
Pasir Penutup
DETAIL TUTUP SAMBUNGAN PL 40 x 10
Gambar A 5 Penempatan kabel telkom listrik pada jembatan plat beton batu kali
13 dari 21
Pd T 13 2004 B
16 15 100 5 10
L 100 x 10
L 100 x 10 PLAT 180 x 20
PLAT 180 x 20 BATANG PENGGANTUNG 32
TROTOAR BETON TUMBUK
BATANG PENGAKU 12
V 100 PIPA AIR
PLAT TELKOM
Gambar A 6 Penempatan kabel telkom listrik pada semua tipe jembatan gelagar
14 dari 21
Pd T 13 2004 B
15 100 5 10 10 5 15
16 T Sandaran 10 x 16 16
Beton Tumbuk
78 78 78 78 78 78
60 170 170 170 170 170
Plat 150 x 10
Dilas Dilas
Pipa gas air
L 100 x 100 x 10 Batang penggantung
Gambar A 7 Penempatan pipa air gas pada jembatan gelagar beton
15 dari 21


Related Books

2004 Comptes trimestriels Normes IFRS - BNP Paribas

2004 Comptes trimestriels Normes IFRS - BNP Paribas

BNP PARIBAS – COMPTES TRIMESTRIELS 2004 AUX NORMES IFRS Groupe BNP Paribas Normes comptables françaises IFRS-EU (y compris IAS 32, 39 et IFRS 4) (en millions d'euros) 1T04 2T04 3T04 4T04 2004 1T04 2T04 3T04 4T04 2004 Produit net bancaire 4 631 4 743 4 531 4 918 18 823 4 695 5 007 4 672 4 776 19 150

Continue Reading...
CR.4T CR - FACOM

CR.4T CR - FACOM

PROBLEMES ET SOLUTIONS La pompe ne peut pas soulever la charge ou arriver à la capacité maximale: La vanne n'est pas complètement fermée. Vérifiez la vanne, fermez la si nécessaire.

Continue Reading...
CHATTOGRAM PEARSON EDEXCEL VENUE DETAILS JUNE 2018

CHATTOGRAM PEARSON EDEXCEL VENUE DETAILS JUNE 2018

Afternoon 4MB0 01 MATHEMATICS B Friday 25 May 2018 Morning WCH0201 CHEMISTRY 2 The Peninsula Chittagong Afternoon WBS0201 BUSINESS STUDIES 2 . www.britishcouncil.org.bd Session timing Notices Address details Pearson Edexcel Schedule Exam Date Session Sub Code Syllabus Exam Venue ...

Continue Reading...
Edexcel International GCSE Mathematics B

Edexcel International GCSE Mathematics B

4MB0/01 Instructions tt Use black ink or ball-point pen. Fill in the boxes at the top of this page with your name, centre number and candidate number.t t Answer all questions. Answer the questions in the spaces provided – tthere may be more space than you need. Calculators may be used. Information tt The total mark for this paper is 100.

Continue Reading...
Pearson Edexcel International GCSE Mathematics B

Pearson Edexcel International GCSE Mathematics B

Time: 1 hour 30 minutes 4MB0/01 You must have: Ruler graduated in centimetres and millimetres, protractor, compasses, pen, HB pencil, eraser, calculator. Tracing paper may be used. Instructions • • Use black ink or ball-point pen. Fill in the boxes at the top of this page with your name, • centre number and candidate number. • Answer ...

Continue Reading...
Pearson Edexcel International GCSE Mathematics B

Pearson Edexcel International GCSE Mathematics B

Time: 1 hour 30 minutes 4MB0/01 You must have: Ruler graduated in centimetres and millimetres, protractor, compasses, pen, HB pencil, eraser, calculator. Tracing paper may be used. Pearson Edexcel International GCSE Instructions •• Use black ink or ball-point pen. Fill in the boxes at the top of this page with your name,

Continue Reading...
Sylhet Pearson Edexcel Venue details - January 2019

Sylhet Pearson Edexcel Venue details - January 2019

7 January 2019 Afternoon IGCSE MATHEMATICS B 4MB0 01 All Candidate The British Council Sylhet, Hall Room 7 January 2019 Evening IGCSE ENGLISH LITERATURE 4ET0 01 All Candidate The British Council Sylhet, Hall Room . www.britishcouncil.org.bd NOTICES DATE INDEX ADDRESS DETAILS 8 January 2019 Date Session Qualification Syllabus Code Total Venue 8 January 2019 Morning A Level CORE MATHEMATICS 12 ...

Continue Reading...
Pearson Edexcel International General Certificate

Pearson Edexcel International General Certificate

4MB0 01 Mathematics B: Paper 1 2h 00m 2h 00m 1h 30m 4ET0 01 English Literature Paper 1: Drama and Prose 1h 45m Tuesday 9 January 4AR0 01 Arabic (First Language) Paper 1 (International centres only) 2h 15m 4BI0 1B Biology Paper 1 4SC0 1B Science (Double Award) Biology Paper 1 2h 00m 2h 00m Wednesday 10 January 4CH0 1C Chemistry Paper 1

Continue Reading...
Mark Scheme (Results) January 2016 - MathsGeeks

Mark Scheme (Results) January 2016 - MathsGeeks

Mark Scheme (Results) January 2016 Pearson Edexcel International GCSE Mathematics B (4MB0) Paper 01 . Edexcel and BTEC Qualifications Edexcel and BTEC qualifications are awarded by Pearson, the UK’s largest awarding body. We provide a wide range of qualifications including academic, vocational, occupational and specific programmes for employers. For further information visit our ...

Continue Reading...
Mark Scheme (Results) January 2014

Mark Scheme (Results) January 2014

Mark Scheme (Results) January 2014 Pearson Edexcel International GCSE Mathematics B (4MB0/01) Paper 1

Continue Reading...